Ini adalah paragraf plaintext biasa untuk menguji jarak baris (line-height) dan jarak antar-paragraf. Kalimat ini sengaja dibuat cukup panjang supaya kita bisa melihat bagaimana teks membungkus (wrap) ke baris berikutnya dan apakah jaraknya terasa lapang dan nyaman dibaca, bukan berdesakan.
Paragraf kedua ini menyambung paragraf pertama untuk menguji jarak antar-paragraf (margin). Di sini juga ada contoh teks tebal (bold), teks miring (italic), gabungan tebal dan miring, teks bergaris bawah (underline), dan teks dicoret (strikethrough).
Heading Level 2
Bagian ini menguji heading level 2. Berikut adalah daftar tidak berurut (bullet list):
- Poin pertama dalam daftar
- Poin kedua dengan penekanan tebal
- Poin ketiga dengan sedikit penekanan miring
- Sub-poin bertingkat pertama
- Sub-poin bertingkat kedua
Heading Level 3
Berikut adalah daftar berurut (numbered list):
- Langkah pertama
- Langkah kedua
- Langkah ketiga
- Sub-langkah pertama
- Sub-langkah kedua
Kutipan (Blockquote)
"Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku."
— Mazmur 119:105
Berikut adalah paragraf dengan baris baru di dalamnya tanpa membuat paragraf terpisah,
menggunakan hard line break (dua spasi di akhir baris) untuk menguji jarak antar baris dalam satu paragraf yang sama.
Gambar
Berikut contoh gambar yang disematkan langsung di dalam artikel:
Tabel (GFM)
| Elemen | Contoh | Keterangan |
|---|---|---|
| Bold | tebal | Penekanan kuat |
| Italic | miring | Penekanan ringan |
| Kode | inline code | Untuk istilah teknis |
Kode
Contoh kode inline: const terang = "Kristus";
Contoh blok kode:
function terangDunia() {
return "Akulah terang dunia";
}
Garis Pemisah
Berikut adalah garis horizontal untuk memisahkan bagian:
Paragraf penutup setelah garis pemisah, untuk memastikan jarak sebelum dan sesudah elemen <hr /> terasa proporsional dan tidak terlalu rapat.